2016-06-02 dibaca : 1002 Kali

Sidak Di Pasar Gedong Tataan, 5 Sampel Ditemukan Mengandung Bahan Berbahaya

bagikan informasi ini :

Peredaran bahan pengawet berbahaya di pasar masih meresahkan dan memprihatinkan. Pasalnya, sejumlah kebutuhan bahan pokok masih terdapat bahan pengawet seperti boraks.

Operasi yang dipimpin Wakil Bupati Pesawaran Eriawan, SH., bersama Kadis Pasar, Kepala Kantor Ketahanan Pangan, Badan POM Provinsi Lampung, melakukan sidak di Pasar Gedong Tataan untuk meninjau harga bahan pokok persiapan menjelang puasa, Kamis (02/6).

Tidak menunggu waktu lama, sejumlah petugas pun langsung mengambil sampel untuk memeriksa daging, buah buahan dan sayuran yang dinilai rawan zat berbahaya seperti borak, formalin atau zat pewarna.   

Dari hasil pengambilan sampel didapati beberapa bahan pokok terindikasi menggunakan bahan pengawet antara lain :

  • Bakso terindikasi mengandung pengawet formalin
  • Anggur terindikasi mengandung formalin
  • Kangkung dan sawi terindikasi peptisida
  • Cendol terindikasi mengandung formalin
  • Mie kuning terindikasi mengandung formalin

Sedangkan untuk ikan tongkol dan tahu kuning dinyatakan bebas bahan pengawet.

Sidak kemudian dilanjutkan dengan memeriksa makanan dan minuman kadaluarsa yang bisa saja beredar di pasar atau minimarket.

Usai sidak, Eriawan meminta kepada BPOM agar menindaklanjut bahan pokok makanan yang terindikasi formalin, karena ini tanggung jawab kita bersama, khususnya BPOM demi kesehatan dalam mengkonsumsi makanan ini.”kata Eriawan

Seiring dengan proses, Wakil Bupati kali ini mengingatkan kepada para pedagang yang terindikasi menggunakan bahan pengawet akan dipidanakan.”tegas Eriawan

Informasi Terkait
Kumpulan Informasi Terkait Dengan Informasi Diatas

Pimpinan Daerah

Government Public Relations