Luxury Hotel. Pertemuan yang dibuka oleh Wakil Bupati Pesawaran Eriawan, SH.

."/>
2016-08-24 dibaca : 935 Kali

Wakil Bupati Eriawan : Laksanakan Tiga Strategi Inflasi

bagikan informasi ini :

Berdasarkan himbauan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPID VI di Batam bahwasannya seluruh Kabupaten/Kota diharapkan segera membentuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang merupakan forum koordinasi dari beberapa kelembagaan.

Pada Rabu, (24/8) Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyelenggarakan Sosialisasi dan Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah di Ruang Pertemuan Asoka Luxury Hotel. Pertemuan yang dibuka oleh Wakil Bupati Pesawaran Eriawan, SH., guna mengendalikan inflasi daerah serta mempertegas komitmen bersama dalam menjaga stabilitas harga.

Turut hadir Kepala Bappeda Pesawaran, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung, Nara Sumber Sosialisasi dan Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Pesawaran, serta para tamu undangan.

Upaya pengendalian inflasi melalui sosialisasi mengenai inflasi ini menjadi sangat penting.

“Oleh karena itu Kabupaten Pesawaran pada Tahun 2016 membentuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Peran daerah sangat penting dalam menjaga stabilitas harga mengingat karakteristik inflasi Indonesia yang masih dipengaruhi oleh gejolak di sisi pasokan (Supply Side Shocks),”ujar Eriawan kepada peserta rapat.

Secara khusus, Wakil Bupati Pesawaran menekankan pentingnya inflasi akan meningkatkan daya saing dan dapat lebih menjamin kesinambungan pertumbuhan ekonomi. Hal ini sangat penting guna mendukung upaya pencapaian sasaran inflasi Nasional. Namun, berbagai permasalahan structural yang masih terjadi seperti konektivitas yang rendah, kesenjangan informasi harga dan produksi pangan menyebabkan pergerakan inflasi sangat rentan berfluktuasi,”jelasnya.

Eriawan juga menekankan kembali kebijakan Kabupaten Pesawaran yang telah dilaksanakan selama ini dalam mengendalikan harga lonjakan komoditas pangan diantaranya peningkatan produksi hasil pertanian, melaksanakan kegiatan pasar murah, menjelang pada saat hari-hari besar nasional, melaksanakan pemantauan harga sembako, penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas infrastruktur khususnya jalan-jalan produksi.

Menyikapi pengendalian inflasi, Wakil Bupati Eriawan menyampaikan tiga strategi perkembangan inflasi yang patut menjadi bahan sosialisasi TPID.

Pertama, Perlu adanya persiapan rencana aksi menghadapi ancaman kenaikan harga pangan, berbagai langkah antisipasi dan segera perlu disusun khususnya terkait penanganan masalah pasokan dan arus distribusi barang.

Kedua, Perlunya peningkatkan koordinasi lintas kelembagaan sebagai salah satu persyaratan untuk mendukung efektifitas berbagai kebijakan stabilitas harga.

Ketiga, Perlunya perumusan strategi kebijakan yang berdimensi jangka menengah panjang untuk membenahi organisasi industri dan struktur pasar, termasuk tata niaga, khususnya komoditas pangan.

Berdasarkan penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) sampai bulan Juni 2016, inflasi Kabupaten Pesawaran terjadi karena adanya kenaikan indeks pada 6 (enam) kelompok, yaitu kelompok bahan makanan naik 1,75 %, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 3,33 %, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik 1,60 %, kelompok sandang naik 3,77 %, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar naik 0,76 %, seta kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga naik 0,92 %.”tambahnya

Sementara itu, hanya kelompok kesehatan yang mengalami penurunan indeks, yakni sebesar 1,81 %. Perubahan indeks pada ketujuh kelompok pengeluaran tersebut menyebabkan terjadinya inflasi di Kabupaten Pesawaran sebesar 1,53 %.

Diharapkan dengan adanya pelaksanaan sosialisasi TPID dapat terselenggaranya pemantauan dan pengelolaan inflasi daerah yang lebih efektif, dengan difungsikannya Kerja Koordinasi TPID di Kabupaten Pesawaran sebagai salah satu wujud peningkatan kapasitas perekonomian,”ungkap Eriawan.

Diakhir sambutannya, Eriawan mengapresiasi atas kerjasama yang erat antara Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pesawaran dan Bank Indonesia sebagai Koordinator dalam pelaksanaan TPID.

Informasi Terkait
Kumpulan Informasi Terkait Dengan Informasi Diatas

Pimpinan Daerah

Government Public Relations