2016-10-11 dibaca : 681 Kali

Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kabupaten Pesawaran

bagikan informasi ini :

Kabupaten Pesawaran menyelenggarakan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) di Aula Islamic Center. Selasa (11/10) yang dibuka oleh Wakil Bupati Eriawan, SH. Kegiatan ini merupakan momentum yang sangat penting dan memiliki peran sangat strategis, baik dalam fungsinya untuk menjabarkan, mengembangkan serta mengimplementasikan pokok-pokok ajaran keagamaan yang fundamental dan hakiki yakni al-qur’an, yang juga tentunya di ikuti dengan hadist dan sunnah rasulullah saw sebagai bagian yang tidak terpisahkan, dan menjadi pedoman hidup umat islam maupun dalam fungsinya untuk melakukan pembinaan dan mendorong umat, agar memiliki pemahaman kesadaran serta tanggung jawab dalam pelaksanaan tuntunan agama didalam kehidupan pribadi maupun kehidupan sosial kemasyarakatan,” Hal itu disampaikannya, saat menghadiri dan membuka acara Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kabupaten Pesawaran Tahun 2016.

Wabup juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan seleksi tilawatil qur’an (STQ) kabupaten pesawaran kali ini.

Wakil Bupati Eriawan, SH., dalam sambutannya mengatakan LPTQ dengan berbagai kegiatannya diharapkan lebih proaktif melakukan upaya menjaga kemurnian, kesucian dan kemuliaan kitab suci al-quran. “Kita jangan sekali-kali merasa bangga dan puas karena melihat pengembangan syiar al-quran yang ditampilkan dalam setiap kali penyelenggaraan mtq dan stq, akan tetapi kedepan kita harus lebih memperhatikan implementasi dan pengamalan ajaran al quran itu dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita semua tahu bahwa, semua agama mengajarkan kepada pemeluknya tentang semangat cinta kasih, perdamaian dan kerukunan, ada sebagian orang menilai konflik yang mengatas-namakan agama, sama sekali berada diluar semangat keilahian (ketuhanan) masing-masing agama.

Untuk itu, aktualisasi nilai-nilai islam sebagai sumber daya moral dan spiritual dalam setiap muslim ada kewajiban untuk berdakwah dalam bentuk mengajak berbuat baik dan mencegah berbuat munkar (amar makruf nahi mungkar). Dakwah pada dasarnya merupakan upaya sadar untuk menyelamatkan dan mengembangkan fitrah manusia serta memperbaiki kualitas umat atau masyarakat,”harap Eriawan

Olehnya, dakwah islam bukanlah sekedar berorientasi pada dakwah bil lisan melalui ceramah, kajian dan diskusi al-islam, melainkan yang tidak kalah pentingnya adalah dakwah bil hal, dakwah yang mengajarkan umat manusia dengan sikap, tindakan dan perilaku terpuji dan menjadi suri tauladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dakwah dalam konteks sosial yang mampu memberikan motivasi dan pencerahan hubungan interaksi antar manusia sebagai mahluk social,”terangnya

Informasi Terkait
Kumpulan Informasi Terkait Dengan Informasi Diatas

Pimpinan Daerah

Government Public Relations