2017-11-17 dibaca : 407 Kali

Desa Menggeliat Di Siram GaDIS

bagikan informasi ini :

Salah satu pendorong desa desa di Kabupaten Pesawaran menggeliat pembangunannya adalah siraman bantuan keuangan oleh pemerintahnya. Diantaranya,  Gerakan Desa Ikut Sejahtera (GaDIS).
 
GaDIS tersebut merupakan program unggulan di Bumi Andan Jejama. Berdasar dari  Peraturan Bupati Nomor 49 Tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Pemberian Bantuan Keuangan Program Desa Maju Andan Jejama Gerakan Desa Ikut Sejahtera Kepada Pemerintah Desa Di Kabupaten Pesawaran, maka pelaksanaan Program GaDIS untuk meningkatkan Desa Tangguh dan Mandiri melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) akan segera dituntaskan.
 
“Program GaDIS adalah inovasi Kabupaten Pesawaran sebagai pemberian reward atau penghargaan kepada Desa berprestasi yang ada di Kabupaten Pesawaran,” kata Bupati Pesawaran,Dendi Ramadhona,Jumat (17/11).
 
Oleh Karena itu, terang dia, tidak sembarang Desa yang dapat menerima Bantuan Dana Program GaDIS. Beragam kriteria harus dapat dipenuhi oleh Desa yang akan memperoleh program GaDIS, seperti : Tertib Administrasi Desa, Lunas PBB, Siskamling, Inovasi PKK, dan terutama adalah Dokumen Perencanaan Usaha BUMdesa.”Sebagai Program yang ditekankan untuk penguatan BUMDesa, Bantuan Dana GaDIS yang berjumlah           Rp. 100.000.000(Seratus Juta Rupiah) untuk setiap Desa, merupakan komponen pembiayaan dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa),” terang dia.
 
Prosesnya, setelah dana dimaksud ditransfer ke rekening desa, kemudian desa mentransfernya ke rekening BUMdesa untuk selanjutnya Pengurus BUMDesalah yang akan mengelolanya sesuai dengan Unit Usaha yang diusulkan kepada Tim Koordinasi GaDIS.”Dalam hal pengelolaan oleh BUMdesa, Kepala Desa selaku penanggung jawab BUMDesa wajib menandatangani Pakta Integritas demi implementasi Program GaDIS secara terukur, terencana dan berkelanjutan,” ujar dia.
 
Dengan adanya Program GaDIS, diharapkan potensi perekonomian masyarakat Desa dapat dikembangkan melalui BUMDesa meningkat.”Pergerakan ekonomi desa melalui BUMDesa bukan saja memberikan peluang efek positif bagi Pendapatan Asli Desa (PADesa), namun juga efek domino berupa tumbuhnya inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal. Sehingga pada akhirnya Program GaDIS dapat menjadi salah satu causa efektif dalam rangka memberikan wahana aktualisasi Desa dan masyarakat secara keseluruhan agar memperoleh nilai tambah yang berimplikasi pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Desa,” urainya.
 
Selain itu, Program GaDIS juga relevan dengan semangat Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Undang-Undang Desa yang telah disahkan dan diundangkan pada tanggal 15 Januari 2014. “Desa Membangun berarti desa memiliki kewenangan penuh dalam mengelola desanya sendiri,” tutur dia.
 
Desa yang memutuskan sendiri kebutuhan desanya dan desa sendiri yang mencari cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut.  Desa Membangun berarti desa tidak lagi menjadi objek pembangunan,melainkan subjek pembangunan, Oleh Desa, Dari Desa, dan Untuk Desa.”Membangun Desa berarti ada peran Pemerintah Pusat untuk mengimplementasikan program pembangunan yang dibutuhkan oleh Desa menurut karakteristik dan potensinya,” tegas dia. PeNa-spt.
 
sumber : http://pelitanusantara.co.id/2017/11/17/desa-menggeliat-di-siram-gadis/

Informasi Terkait
Kumpulan Informasi Terkait Dengan Informasi Diatas

Pimpinan Daerah

Government Public Relations