2020-03-17 dibaca : 1 Kali

PEMKAB PESAWARAN SIAP SIAGA HADAPI COVID 19

bagikan informasi ini :

PESAWARAN - Didasarkan dari pernyataan World Health Organization (WHO), bahwa COVID-19 sebagai pandemic dan menindaklanjuti Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), Pemerintah Kabupaten Pesawaran siap siaga hadapi virus corona dengan mengeluarkan Surat Edaran Bupati Pesawaran dan membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kab. Pesawaran mewakili Bupati Dendi pada rapat penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid 19).

Pemerintah Kabupaten Pesawaran bergandeng tangan dengan seluruh jajaran Forkopimda aktif dalam memerangi Covid 19 agar dapat meminimalisir persebaran virus tersebut.

Bupati Pesawaran melalui Surat Edaranya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi corona virus (covid-19), dengan mengedepankan perilaku hidup bersih dan sehat yang diantaranya adalah :

a. Membudayakan perilaku untuk selalu bersih dan steril terhadap permukaan benda yang sering digunakan.
b. Mencuci tangan menggunakan sabun dan dengan air yang mengalir ketika beraktifitas setiap 2 (dua) jam sekali, terutama disaat hendak makan.
c. Etika batuk dengan menutup dengan menggunakan tisu atau tangan siku bagian dalam.
d. Menggunakan masker dan menjaga jarak dengan orang lain atau keluarga jika sedang dalam kondisi sakit, flu atau batuk.
e. Memperbanyak konsumsi air putih hangat dan makanan berupa buah - buahan, sayur-sayuran lokal dan rempah-rempah berupa kunyit, jahe dan temulawak.
f. Beraktifitas olah raga kurang lebih dalam waktu 30 (tiga puluh) menit.
g. Berjemur di bawah sinar matahari selama 2 (dua) jam.
h. Berkumur dengan air hangat dan garam pagi, siang, sore dan malam hari.
i. Menghindari kontak secara langsung dengan hewan dan/atau unggas liar.
j. Mencuci pakaian dan menjemurnya di bawah sinar matahari selama 2 (dua) jam.

Masyarakat diimbau untuk tidak langsung menerima dan menyebarkan berita – berita mengenai Covid 19 jika belum jelas sumbernya agar tidak terjerumus keranah hukum karena menyebarkan berita hoax.

“Jika merasakan gejala umum dari pneumonia seperti demam, batuk dan sulit bernafas, agar segera mengkonsultasikan diri ke dokter atau paramedis di Rumah Sakit dan pelayanan kesehatan setempat, guna mendapatkan penangaan yang tepat yang bersifat segera. Rumah Sakit Umum Daerah Kab. Pesawaran siap melayani warga yang terindikasi terinfeksi virus corona ”,ujar Bupati.

Seluruh stakeholder diperintahkan untuk melakukan pencegahan penularan corona virus (covid-19) dengan melakukan penyemprotan disinfektan juga mewajibkan seluruh OPD memiliki tempat untuk cuci tangan.

Dinas kesehatan diperintahkan untuk mempersiapkan pelayanan 1x24 jam dalam rangka mendeteksi penularan dan menerima pelayanan gejala corona virus (covid-19). Dalam hal penanganan, Dinas Kesehatan telah mensosialisasikan pencegahan penyebaran covid 19 kepada masyarakat serta aktif memantau para TKI, warga pulang Umroh atau warga yang akan memasuki Kab. Pesawaran melalui Bandara Raden Intan. Diketahui sebanyak 146 orang telah dipantau langsung dengan 51 orang telah dinyatakan bebas dari covid 19 dan 95 orang statusnya masih dalam pemantauan.

Melalui Dinas Pendidikan mewajibkan sekolah-sekolah untuk melakukan kegiatan bersih -bersih di lingkungan sekolah, serta memastikan semua sekolah tersedia fasilitas cuci tangan dengan sabun. Selain itu mulai besok, selasa (17/3/2020) sampai 14 hari kedepan untuk mengubah metode belajar dari belajar disekolah menjadi belajar dirumah melalui Teknologi.

Selain itu Dinas Perindustrian Perdagangan, Bagian Perekonomian dan Dinas Ketahanan Pangan diminta melakukan pemantauan harga bahan pokok dan stok barang dipasaran.

Bupati Dendi juga memberikan instruksi untuk membatasi akses pariwisata dan/atau acara yang melibatkan khalayak ramai melalui Dinas Pariwisata serta berperan aktif dalam membangun sinergi dengan para pelaku pariwisata di wilayah kabupaten pesawaran untuk sadar terhadap peyebaran corona virus (covid-19).

Tokoh agama dan tokoh masyarakat dimohon untuk turut serta mengajak masyarakat berdoa bersama, baik secara pribadi atau berjamaah, serta melakukan kegiatan bersih-bersih rumah ibadah seperti masjid, gereja, pura dll. (er)

Informasi Terkait
Kumpulan Informasi Terkait Dengan Informasi Diatas

Pimpinan Daerah

Government Public Relations